Tinta

Dia datang laksana pena 
 Meggoreskan diksi indah mengisi tiap lembar 
Memberi warna 
sekaligus menyirnakan kesedihan dan luka 
 Kadang ceritanya juga jadi bagian pengisi di dalamnya , lukisan eloknya menempel hingga memikat setiap mata yang memandangnya 
Semua perilakunya menunjukan bahwa ia menjaga dan menghias buku ini dengan seluruh cinta di hatinya. 
Aku terpesona, menjatuhkan jangkar menghentikan pelayaran 
lalu menyandarkan hati padanya.
 Namun aku terlena, hingga lupa 
bahwa pena akan berhenti menulis, manakala tintanya telah habis.


 4 April 2025 by : Aif

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamu angsa, dia kodok