Permata di Balik Lembah
Di suatu masa, di sebuah kerajaan kecil bernama Negeri Maliana, hiduplah seorang pemuda bernama Karim. Ia hanyalah seorang anak petani miskin yang selalu bermimpi menjadi orang berguna bagi negerinya. Namun, impiannya sering kali ditertawakan oleh penduduk desa karena statusnya yang sederhana.
Suatu hari, desas-desus tentang permata ajaib terdengar di penjuru negeri. Permata itu, kata orang, terletak di dalam lembah yang penuh bahaya. Konon, barang siapa menemukan permata itu akan diberkahi kecerdasan dan kekayaan yang tiada tara.
Karim, yang selalu berpegang pada keyakinan bahwa tekad bisa mengalahkan nasib, memutuskan untuk mencari permata itu. Ia hanya membawa sepotong roti dan air seadanya. Orang-orang desa menertawakannya, “Anak petani seperti kamu mana mungkin berhasil?” Namun, Karim tak peduli.
Setelah berhari-hari berjalan, Karim tiba di lembah yang ditutupi kabut tebal. Ia disambut oleh suara menggelegar seekor naga besar. “Hai, manusia! Banyak yang datang mencariku, tapi semua pulang dengan tangan hampa. Apa yang membuatmu berbeda?”
Karim tidak gentar. Ia menjawab dengan tenang, “Aku tidak mencari permata untuk kekayaan pribadi. Aku ingin menolong rakyatku dari kemiskinan.”
Naga itu memandangnya dengan tajam. “Kau memiliki niat mulia. Namun, keberanianmu akan diuji.”
Naga tersebut memberi Karim tiga teka-teki. Satu per satu, teka-teki itu berhasil dijawab Karim berkat kecerdasannya dan ketulusannya. Akhirnya, naga memberinya permata itu, namun berpesan, “Permata ini bukan untuk disimpan, melainkan untuk dibagikan.”
Karim kembali ke desanya dan menggunakan kekuatan permata tersebut untuk membangun sistem irigasi, sekolah, dan kebun. Desa itu, yang dulunya miskin, berubah menjadi wilayah makmur. Orang-orang yang dahulu mencemoohnya kini memujinya sebagai pahlawan.
Dari sebuah lembah berbahaya, Karim tidak hanya membawa permata, tetapi juga pelajaran bahwa kebajikan dan keberanian adalah permata sesungguhnya dalam hidup.
By : Kalila Nalani Viyandra
♥️😍🥰🥰😘 sangatt syukaaa ceritanya🫶
BalasHapus